Sejoli Sejauh: Dipika Lauren & Daniel Bagas

Posted by Store Sejauh on

Memiliki pemikiran yang sama akan suatu hal tentu menjadi salah satu pondasi yang kuat untuk membangun sebuah rumah tangga. Begitulah yang dialami oleh Sejoli Sejauh ini, Dipika Lauren dan Daniel Bagas. Menurut mereka, segala sesuatu dengan value yang kuat itu harus dihormati dan kalau bisa, mereka menjadi bagian di dalamnya sehingga lebih memahami value-nya. Hubungan yang terjalin 4 tahun lamanya membuat pasangan ini memutuskan untuk melaju ke babak hubungan yang lebih serius. Lebih mendetail tentang hubungan Dipika dan Daniel, kita simak saja di bawah ini.


Sejauh (S): Sudah berapa lama kalian berpacaran? Ceritain dong…

Dipika (D): Kami pacaran kurang lebih 4 tahun. Bertemu pertama kali tahun 2014, tapi lost contact. Lalu kami bertemu kembali tahun 2017 di Acara Festival Musik di Yogyakarta dan menjadi lebih intens, hangat, berlanjut pacaran, kemudian memutuskan untuk menikah di tahun 2021.


S: Kalian bertemu di mana? Boleh diceritakan detailnya?

D: Kami bertemu pertama kali di sekitar tahun 2014 di salah satu coffee shop di Yogyakarta, diperkenalkan oleh teman kami, tapi kemudian kami lost contact. Lalu kami bertemu kembali tahun 2017 di Acara Festival Musik di Yogyakarta.

Sejoli Sejauh Dipika Daniel


S: Ceritakan first date kalian!

D: Kami nonton band Float di salah satu acara kampus di Yogyakarta.


S: Sejauh mana kamu mengenal pasangan kamu?

D: Kami bisa sama-sama saling mengerti, dealing, bersyukur, dan “menertawakan hidup” di atas semua kekurangan dan kelebihan kami secara personal. Di antara itu, kami memiliki perspektif yang sama dalam menyikapi roller coaster kehidupan, jadi…here we are now.


S: Boleh share tips menjaga hubungan ala kamu?

D: Saling tahu posisi dan kapasitas dari diri kami masing-masing, meskipun kami termasuk ke dalam tipe pasangan yang kompetitif (in a good way). Jadi tidak ada yang harus dipaksakan apabila memang diluar kapasitas yang kami miliki.


S: Couple item yang kalian punya apa aja, sih?

D: Sejujurnya, kami bukan tipe yang romantis dalam me-monumen-kan ke-“couple”-an kami. Kalau boleh dibilang, beberapa buku yang kami punya merupakan salah satu item yang bikin kami bisa klop kalau ngobrol. Ya, semacam jadi bahan obrolan santai gitu, sambil ngopi-ngopi cantik atau pillow talk.

Sejoli Sejauh Dipika Daniel


S: Dari mana kalian tahu tentang Sejauh Mata Memandang?

D: Dari Instagram dan media online.


S: Mengapa kalian memilih Sejauh Mata Memandang?

D: Ada narasi dan value yang sangat kuat. Kami mencoba untuk selalu menaruh respect yang tinggi kepada sesuatu yang memiliki dan memperjuangkan suatu value. Apalagi, sebagai item wearable, kami ingin masuk, merasakan menjadi bagian, dan mencoba menyelam ke dalam pemikiran-pemikiran sang creator-nya.



S: Bagaimana pengalaman pertama kalian memakai Sejauh Mata Memandang?

D: Sangat excited, bahkan sebelum memakainya! Kami pikir, memang benar adanya untuk coba saling memandang dari sisi yang jauh. Banyak pola, warna, sisi, dan kejutan-kejutan yang menjadi satu. Mungkin memandang dari jauh untuk membentuk suatu keutuhan, dan memandang secara dekat untuk mengapresiasi hal-hal kecil dari kesatuan tersebut.

Sejoli Sejauh Dipika Daniel


S: Koleksi Sejauh Mata Memandang yang paling berkesan buat kamu yang mana?

D: Kebaya Panjang Ombak Laut Putih.


S: Apa yang kalian tahu tentang responsible fashion?

D: Gerakan dalam dunia fashion yang pada spirit brand-nya sangat fokus ke budaya etis mengedukasi dan menjaga lingkaran keberlangsungan lingkungan/source yang digunakan hingga ke orang-orang yang terlibat di dalamnya.


S: Siapa sih, sosok yang menginspirasi kamu tentang sustainable living?

D: Ada beberapa, ada Daniel Mitchell (Space Available Bali), Robries dari Surabaya, dan Gede Robi (Navicula) dari Bali. Karena mereka selalu menjadi inspirasi ketika bisa melihat inisiatif dan determinasi pihak-pihak yang berani bertindak untuk perubahan, namun menggunakan media komunikasi yang populer dan inklusif.


S: #SejauhManaKamuPeduli agar bumi bisa menjadi lebih baik?

D: Se-simple untuk membuang sampah pada tempat yang seharusnya dan mematikan konsumsi listrik dan air ketika tidak digunakan.

← Older Post Newer Post →

Leave a comment

Cerita Sejauh

RSS
Chitra Subyakto Effective Communication Skill Life at Sejauh Sejauh Mata Memandang

Life At Sejauh: Pelatihan Komunikasi yang Efektif

By Store Sejauh

Sejauh Mata Memandang peduli akan peningkatan dan kemajuan keterampilan setiap karyawan kami dan berkomitmen dalam memberikan berbagai pelatihan soft-skill maupun hard-skill yang dapat menunjang peningkatan...

Read more
Chitra Subyakto circular fashion daur ulang fesyen bertanggung jawab fesyen sirkular kain kain perca Plataran Indonesia Sahabat Sejauh Sejauh Mata Memandang sustainable fashion Tarlen Handayani

Sejauh Mata Memandang & Vitarlenology Memberikan Tips Upcycle untuk Mengurangi Limbah Tekstil di Perayaan Ulang Tahun Plataran Indonesia “Karya Untuk Bangsa”

By Store Sejauh

Pada bulan Januari yang lalu, tepatnya tanggal 19 Januari 2022, Sejauh Mata Memandang berpartisipasi dalam acara Karya Untuk Bangsa yang merupakan perayaan ulang tahun Plataran...

Read more